BANGKALAN, KOREK.ID – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Raja Juli Antoni menyerahkan sebanyak 500 sertifikat hak milik atas tanah bagi warga Bangkalan, Jawa Timur, dari program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).
“Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap atau PTSL, merupakan bentuk komitmen Presiden Joko Widodo untuk memberikan kepastian hukum pada tanah milik warga. Totalnya ada 42.100 Ribu sertifikat kado oleh-oleh dari jokowi untuk masyarakat bangkalan,” kata Raja Juli Antoni saat menyerahkan secara simbolis sertifikat hak milik atas tanah warga di Gedung Rato Ebu Bangkalan, Jawa Timur, Rabu (06/12/23).
Raja Juli Antoni menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen hadir di tengah masyarakat untuk memberi kepastian hukum karena dengan memiliki sertifikat tanah tidak akan ada lagi mafia yang bisa menyerobot tanah warga.
Lanjut itu, Raja Juli Antoni juga menyebutkan, sekitar 126 juta bidang tanah di seluruh Indonesia yang harus disertifikasi oleh Kementerian ATR/BPN, dan hingga saat ini tercatat 107,5 juta bidang tanah didaftarkan, dan 87,5 juta bidang tanah di antaranya telah bersertifikat.

“Kesuksesan pemerintah dalam melakukan sertifikasi tanah melalui PTSL juga berkat adanya kolaborasi bersama dengan pemerintah daerah dan juga masyarakat yang berpartisipasi memperjelas batas-batas tanahnya,” jelasnya.
Selain itu, dia juga mengatakan ATR/BPN saat ini masih mempunyai tantangan mensertifikasi di Bangkalan, baru mencapai 80 persen. Dan dia juga berharap dengan kepemilikan sertifikat, maka nilai tanah akan meningkat secara ekonomi.
“Kita masih punya tantangan untuk mensertifikasi di Bangkalan, yang mana baru selesai 80 persen. Jadi masih ada 20 persen lagi yang harus di selesaikan, nah kita ini butuh partisipasi dari Pemda, warga maupun dari media untuk mensosialisasikan. Semoga ini bermanfaat. Saya ingatkan tetaplah bijaksana dalam memanfaatkan sertifikat tersebut,” terangnya.

Sementara itu, Pj Bupati Bangkalan Arief M Edie yang turut menghadiri acara tersebut menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat dan BPN yang telah menuntaskan program PTSL di Kabupaten Bangkalan. Program ini sangat membantu dalam meminimalisir terjadinya konflik dan sengketa tanah warga.
“Program ini sangat bermanfaat bagi warga. Terima kasih juga kepada para kepala desa yang sudah berkolaborasi dengan BPN dalam melakukan identifikasi tanah-tanah warga,” pungkasnya.

