BANGKALAN, KOREK.ID – Pemkab Bangkalan secara resmi menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Unaudited Tahun Anggaran (TA) 2024 kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Timur.
Laporan ini diserahkan langsung oleh Pj. Bupati Bangkalan, Dr. Arief M. Edie, M.Si., kepada Kepala Perwakilan BPK Jawa Timur, Yuan Candra Djaisin, Senin (17/2/2025). Di Kantor Perwakilan BPK Jawa Timur, Surabaya.
Kepala Perwakilan BPK Jawa Timur mengapresiasi langkah Pemkab Bangkalan, serta sembilan kabupaten/kota lainnya, yang telah menyerahkan LKPD lebih awal sebelum batas waktu yang ditetapkan.
“Penyerahan LKPD ini merupakan langkah yang baik setelah sebelumnya Pemkab Bangkalan menyampaikan laporan keuangan. Kami mengapresiasi langkah ini. Kepatuhan terhadap jadwal penyerahan LKPD mencerminkan kesiapan pemerintah daerah dalam mengelola keuangan secara bertanggung jawab dan sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik,” ujarnya.
Lebih lanjut, pihaknya menambahkan bahwa setelah menerima LKPD, BPK akan melakukan audit secara komprehensif untuk menilai tingkat kepatuhan terhadap Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP). Berdasarkan hasil audit, BPK akan memberikan opini atas laporan keuangan yang dapat berupa Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), Wajar Dengan Pengecualian (WDP), atau opini Tidak Wajar.
“Opini yang diberikan bukan hanya sekadar penilaian, tetapi juga menjadi alat evaluasi bagi pemerintah daerah dalam memperbaiki sistem tata kelola keuangan. Hasil audit ini nantinya dapat memberikan rekomendasi untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah,” terangnya.
Sementara itu, Pj. Bupati Bangkalan, Dr. Arief M. Edie, M.Si., menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mempertahankan opini WTP yang telah diraih pada tahun-tahun sebelumnya.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan tata kelola keuangan daerah agar lebih transparan, akuntabel, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Ini adalah bagian dari upaya mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berorientasi pada pelayanan publik,” ujarnya.
Pj. Bupati Arief juga mengajak seluruh perangkat daerah di Bangkalan untuk terus meningkatkan kapasitas dalam pengelolaan anggaran agar semakin profesional dan akuntabel.

