BANGKALAN, KOREK.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan mulai menerapkan strategi untuk menarik investor. Dengan melakukan rapat koordinasi pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) untuk sejumlah perusahaan galangan kapal di pesisir barat, Desa Ujung Piring, Kecamatan Kota Bangkalan. Rabu (22/01/2025).
Menurut Pj Bupati Bangkalan, Dr. Arief M. Edie menyampaikan, rapat koordinasi itu bertujuan untuk upaya Pemkab Bangkalan membentuk Kawasan Ekonomi Khusus. Namun, sebelum ke KEK harus ada pihak yang mengkoordinatori pembentukan itu.
“Kami undang langsung para pengusaha-pengusaha untuk rapat bersama perihal pembentukan KEK, dan ini masih terus berproses,” ujarnya.
Lanjut itu, pihaknya juga mengatakan KEK atau kawasan industri Kemaritiman tersebut nantinya akan menjadi kawasan yang produktif untuk para investor membuka usaha atau industri. Sehingga dengan adanya kawasan industri tersebut, perekonomian di kabupaten Bangkalan terus meningkat.
“Kalau nanti berhasil, maka tentu akan menambah lapangan pekerjaan yang baru dan meningkatkan potensi wisata di Bangkalan,” jelasnya.
Berdasarkan hasil rapat, pemerintah nanti akan menugaskan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk mengembangkan usaha dibidang industri kapal atau kemaritiman untuk mengkoordinir pengurusan KEK.
“Kami akan menunjuk BUMD Sumber Sejahtera untuk mengembangkan sayap ke industri kemaritiman,” terangnya.
Sementara itu, Perwakilan dari industri galangan kapal PT Adiluhung, Amrullah menjelaskan, rencana pembentukan KEK akan bagus untuk para pengusaha. Salah satunya agar semua urusan perizinan, laporan dan pengawasan bisa jadi satu pintu.
“Kami sangat mendukung pembentukan KEK ini, tidak hanya menguntungkan bagi pengusaha, tapi juga untuk menarik investor,” pungkasnya.

