Bangkalan, Korek.id – Sebanyak 24 ribu siswa SD dan SMP di Kabupaten Bangkalan menerima kartu ATM Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2021.
Penyerahan kartu ATM PIP melalui bank penyaluran BRI itu dilakukan secara simbolis oleh Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron, Rabu (24/3) dipendopo Agung setempat.
Bupati Ra Latif mengatakan, penyerahan kartu ATM PIP terhadap siswa penerima dilakukan secara bertahap.
Pada tahap pertama ada 6 kecamatan, yakni Kecamatan Bangkalan, Arosbaya, Geger, Klampis, Sepulu dan Tanjungbumi.
“Sementara ini masih untuk 6 kecamatan. Sedangkan yang lain masih menyusul, karena masih diproses di BRI selaku bank penyalur,” papa Ra Latif.
Ra Latif berharap, dengan adanya kartu ATM ini siswa penerima manfaat bisa langsung memanfaatkan dengan baik. Sebab, siswa lebih mudah dalam melakukan pencairan.
“Insyaallah tidak akan ada lagi yang namanya potongan-potongan,” tegas dia.
Selain itu, Ra Latif menyebutkan, dengan adanya bantuan PIP ini, tidak ada alasan bagi masyarakat miskin untuk tidak berpendidikan. Sebab, pemerintah sudah hadir untuk membantu meringankan beban mereka.
“Bantuan ini sudah jelas bahwa ini khusus masyarakat miskin, jadi tidak ada alasan untuk tidak mengenyam pendidikan,” tandasnya..
Sementara, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bangkalan Bambang Budi Mustika menyampaikan, 24 ribu siswa di Kabupaten Bangkalan sebagai penerima manfaat PIP akan memperoleh kartu ATM.
Masing-masing siswa akan menerima bantuan senilai Rp 250 ribu untuk kelas satu sampai kelas lima. Sedangkan siswa kelas enam akan menerima bantuan senilai Rp 450 ribu.
“Insentif itu akan diterima oleh siswa selama satu tahun,” tuturnya.
Bambang menambahkan, 12 kecamatan yang belum menerima kartu ATM PIP akan menyusul. Sebab masih di proses oleh Bank BRI.
“Kecamatan yang lain masih proses mensingkronkan data, jadi nanti menyusul,” pungkasnya.

