Budidaya Ikan Hias Rumahan, Meraup Cuan

GRESIK, KOREK.ID – (24 MEI 2024) Anda tentu akan merasa bahagia, meski berhari-hari bergelut sesuatu yang menjadi Hobi atau kesukaan anda. Kebahagiaan itu tentu akan bertambah, jika ternyata apa yang anda sukai bisa meraup pundi rupiah.

Seperti yang dilakoni oleh Seorang bernama Novianda Frantoni atau yang akrab dipanggil Novi (37), Di tempat tinggalnya di Perumahan Taman Anggrek Kelurahan Kedanyang, Kabupaten Gresik.

Bacaan Lainnya

Kini Novi bersemangat meneruskan hobi yang digelutinya sejak Smp tersebut. Yakni memelihara beragam ikan hias. Bukan tanpa alasan, Karena pria Pegawai BUMN di Surabaya ini, mampu menghasilkan cuan dari hobinya itu.

“Lumayan mas hasilnya bisa untuk tambah Beaya beli susu anak hehe. Jaman sekarang harus kreatif untuk cari tambahan cuan. Apalagi saya senang memelihara ikan hias sejak dulu,” cerita Novi.

Di lantai dua rumahnya, yang hanya Seluas 6 meter kali 12 meter, Novi tekun merawat beragam Ikan Hias. Seperti Gupi, Moli, Pelady, Dan Cupang.

Ia biasanya membeli indukan ikan hias di Surabaya. Kemudian memelihara dan membudidayakannya secara mandiri di sela waktu luangnya sebagai seorang pekerja BUMN.

“Biasanya saat libur kerja, saya healing jalan-jalan ke Surabaya untuk hunting ikan hias. itung-itung cuci mata,” ujar Novi.

Dengan telaten Novi merawat, memberi pakan, hingga membersihkan wadah atau kolam penampungan ikan. Adapun jenis pakan ikan hias cukup beragam. Ada dari Kutu Air, Cacing Sutra, dan Pelet. Pakan ikan itu ada yang dibeli dan ada yang dicari sendiri di sungai.

“Saya biasanya cari pakan ikan hias di sungai kali mas Surabaya. Itu saya lakukan ketika pulang atau jenguk orang tua dan kerabat. Saya cari sendiri pakan seperti lumut atau cacing dengan mencebur ke sungai,” kata Novi.

Kesulitan memelihara ikan hias adalah ketika musim kemarau. Karena biasanya mencari pakan ikan di sungai cukup sulit karena kondisi mengering. Di saat bersamaan harga pakan cukup mahal di pasaran, karena bahan pakan sulit didapatkan.

Novi menyukai Ikan Hias sebagai pelepas penat dan refresh mata. Kini setelah seharian disibukkan dengan aktivitas kerja, ia seperti segar kembali ketika melihat ikan di akuarium atau di kolam peliharaannya.

“Rasanya pikiran dan mata seperti segar kembali atau refresh saat melihat ikan-ikan ini mas. Apalagi sambil momong anak. Karena anak yang balita juga senang melihat ikan,“ kata Novi.

Bagi anda yang tertarik membeli ikan hias di tempat Novi, harganya tidak mahal. Ikan Moli termurah dijual seharga 20 ribu rupiah Untuk 100 Ekor. Sedangkan ikan termahal yakni Cupang jenis multiwarna dijual 50 ribu sampai 100 ribu rupiah per-ekor.

Dalam sebulan penghasilan Novi cukup lumayan dari 3 hingga 5 juta rupiah. Untuk pemasaran ikan hias, memanfaatkan media sosial, dari mulut ke mulut atau teman ke teman. Kebanyakan pelanggan yang membeli ikan hias berasal dari Kabupaten Gresik dan Kota Surabaya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *