Disdik Bangkalan akan lakukan Evaluasi setelah di demo PMII

Diterbitkan :

BANGKALAN, KOREK.ID – (21 JULI 2023) Puluhan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) datangi Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Bangkalan untuk berorasi, Kamis (20/07/23).

PMII menilai salah satu program pemerintah Program Indonesia Pintar (PIP) yang diluncurkan sejak 2014 itu diduga terdapat pungutan liar (Pungli). Alasan mereka berdemonstrasi di Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan.

Puluhan aktivis PMII mendesak pihak Disdik Bangkalan agar lebih aktif turun ke sekolah-sekolah untuk meninjau proses pelaksanaan PIP. Karena PMII menduga praktik Pungli terjadi di mayoritas sekolah.

Ketua PMII Bangkalan, Syamsul Hadi mengatakan, ada beberapa modus yang dilakukan oleh pihak sekolah, mulai modus bagi rata, beli seragam hingga ada yang tidak diserahkan kepada siswa sebagai penerima.

“Jelas ini tidak boleh dengan dalih apapun, karena rekening harus dipegang penerima, pihak sekolah tidak boleh intervensi,” kata dia.

“Atau jangan-jangan pihak Disdik ikut terlibat dalam PIP,” teriak Syamsul, saat berorasi.

Sedangkan Plt. Kepala Disdik Bangkalan, Agus Sugianto Zain merespons persoalan yang dibawa oleh aktivis PMII. Dia berjanji akan melakukan evaluasi dan akan dirapatkan secepatnya pada sekolah-sekolah terkait PIP.

“Kami akan hentikan sementara, dan kami akan lakukan evaluasi ke sekolah-sekolah,” ungkapnya.

Berita Terkait :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Postigan Populer