H. Rusliyadi: Fondasi Pembangunan Bangkalan Kian Kokoh di Tahun Pertama Lukman-Fauzan

(Foto: Berbaju kerah putih (H.Rusliyadi) saat mendampingi sosialisasi, Bupati dan Wakil Bupati Bangkalan.)

BANGKALAN, KOREK.ID Genap satu tahun kepemimpinan Bupati Bangkalan, Lukman Hakim bersama Wakil Bupati Fauzan Jakfar, menjadi momentum refleksi atas langkah-langkah pembangunan yang telah dijalankan. Tahun pertama ini dinilai sebagai fase penting dalam meletakkan dasar perubahan menuju Bangkalan yang lebih religius, berdaya saing, adil, dan sejahtera.

Bacaan Lainnya

Ketua Koordinator Lapangan (Korlap) tim pemenangan Lukman–Fauzan, H. Rusliyadi, menyampaikan apresiasi atas kinerja pemerintahan selama setahun terakhir. Menurutnya, berbagai program prioritas telah mulai direalisasikan secara bertahap dan terukur.

“Kami mengucapkan selamat atas satu tahun kepemimpinan. Ini adalah fase awal yang krusial, dan kami melihat fondasi perubahan mulai terbangun dengan arah yang jelas,” ujarnya, Selasa (24/2/2026).

Ia menilai visi daerah tidak berhenti pada tataran konsep, melainkan diterjemahkan dalam kebijakan dan program nyata di lapangan. “Visi ‘Terwujudnya Masyarakat Religius, Berdaya Saing, Adil, dan Sejahtera’ kini mulai terlihat implementasinya melalui berbagai sektor strategis,” tambahnya.

Di bidang pendidikan, Pemerintah Kabupaten Bangkalan merevitalisasi 113 prasarana sekolah dasar. Selain itu, tujuh PAUD menerima bantuan alat peraga edukasi (APE) dan tujuh lembaga memperoleh dukungan prasarana tambahan. Pada jenjang SMP, sebanyak 261 sekolah mendapatkan bantuan sarana digitalisasi serta empat lembaga menerima peningkatan fasilitas.

“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Revitalisasi sekolah dan penguatan digitalisasi SMP menunjukkan keseriusan pemerintah dalam membangun kualitas sumber daya manusia sejak dini,” ungkap Rusliyadi.

Pada sektor kesehatan, tiga puskesmas direvitalisasi pada 2025, yakni Puskesmas Tanah Merah, Tanjungbumi, dan Burneh. Sementara itu, RSUD Syamrabu diperkuat dengan pembangunan dua gedung lima lantai guna menunjang layanan perawatan dan fasilitas parkir.

“Penguatan fasilitas kesehatan ini menjadi bukti kehadiran pemerintah dalam memastikan layanan yang semakin layak, representatif, dan menjangkau lebih banyak masyarakat,” katanya.

Di sektor infrastruktur, sebanyak 51 ruas jalan kabupaten dengan total panjang 53 kilometer telah diperbaiki dan tersebar di 18 kecamatan. Langkah ini dinilai sebagai bagian dari komitmen pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa.

Tak hanya itu, pemerintah juga memberikan perhatian pada sektor pertanian melalui bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) serta program pengeboran sumur untuk mendukung produktivitas petani.

“Perbaikan jalan memperlancar konektivitas dan perputaran ekonomi. Dukungan alsintan dan sumur bor pun menjadi langkah konkret untuk memperkuat ketahanan sektor pertanian,” jelasnya.

Rusliyadi menegaskan, tahun pertama pemerintahan merupakan fase konsolidasi, penyelarasan perencanaan, dan penguatan kebijakan. Ia optimistis, dengan fondasi yang telah diletakkan, pembangunan akan semakin terarah pada tahun-tahun berikutnya.

“Tidak semua hasil bisa dirasakan secara instan. Namun, arah pembangunan sudah jelas dan progresnya terukur,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi dan partisipasi masyarakat dalam mengawal pembangunan. “Kami mendukung sekaligus siap mengawal agar seluruh komitmen terus berjalan sesuai harapan masyarakat. Pemerintahan yang kuat adalah yang terbuka terhadap masukan,” ujarnya.

Dengan berbagai capaian awal tersebut, satu tahun kepemimpinan Lukman–Fauzan dinilai menjadi pijakan strategis untuk memperkuat komitmen pembangunan dan menjawab tantangan daerah secara berkelanjutan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *